Pesawat Tanpa Awak yang Dikembangkan Oleh Indonesia


Drone atau pesawat tanpa awak Medium Altitude Long Endurance (MALE) nasional yang dikembangkan oleh Indonesia memiliki ketahanan terbang hingga 24 jam dengan jangkauan jelajah operasi 5.000 km tanpa henti. "MALE dapat digunakan pada ketinggian di atas 10 ribu kaki hingga 30 ribu kaki, pesawat tanpa awak ini didesain dapat terbang 24 jam tanpa henti," kata Program Manager Pesawat Terbang Tanpa Awak PT. Dirgantara Indonesia Bona P. Fitrikananda di Jakarta, Senin (21/8/2017). Pesawat ini nantinya akan dilengkapi sistem pilot sesuai misi masing-masing, misalnya pesawat ini memiliki misi pemantauan maka akan dilengkapi dengan kamera elektro optikal infra merah. Kebutuhan awal pesawat ini adalah misi intelijen, pengawasan dan pengintaian dan akan dilanjutkan dengan kebutuhan pertahanan dengan misi tempur bersenjata. "Pesawat ini diharapkan dapat disenjatai sehingga dapat melakukan penindakan awal, sehingga pesawat ini dapat menunaikan misi yang ditetapkan oleh pengguna yaitu TNI AU. Tentu saja pengembangannya ini akan dilakukan secara bertahap," kata dia. Pesawat tanpa awak ini seluruhnya dibuat oleh putra putri Indonesia, sehingga diharapkan produk ini dapat mengurangi ketergantungan Indonesia dengan luar negeri dalam bidang pengawasan. "Selama ini ketergantungan kita sangat tinggi, padahal kita memiliki putra putri yang menguasai bidang teknologi material, juga proses citra melalui pemotretan udara. Namun selama ini masih berpencar, maka kita berupaya untuk menyatukannya," kata Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa Wahyu Widodo Pandoe. Pengembangan program ini dilakukan oleh BPPT bersama Kementerian Pertahanan, ITB sebagai mitra perguruan tinggi, PT Dirgantara Indonesia yang akan melakukan pembuatan pesawat, integrasi dan komersialisasi serta PT LEN akan mengembangkan sistem kendali dan muatan. Pesawat tanpa awak yang mulai dikembangkan pada 2015, rencananya akan diproduksi pada 2022 dan digunakan oleh TNI AU untuk 11 pangkalan drone dalam rangka meningkatkan keamanan negara terutama wilayah perbatasan, daratan dan perairan yang rawan gangguan kejahatan. Satu pangkalan pesawat tanpa awak memerlukan tiga unit pesawat, dimana satu untuk operasional, satu untuk siaga dab satu untuk perawatan. Selain digunakan di dalam negeri, BPPT berharap pesawat terbang tanpa awak tersebut dapat digunakan oleh konsumen dari luar negeri.

Kacau! Nama Indonesia Juga Terbalik di Buku Panduan SEA Games ke-29 dan Bendera Indonesia yang Terbalik di Koran Malaysia


Setelah Bendera Indonesia sempat dibuat terbalik dalam buku panduan SEA Games 2017. Kejadian yang sama terulang kembali.

Kesalahan panitia tak hanya terlihat dalam penempatan bendera Indonesia yang dibalik menjadi putih-merah di halaman 80 seperti yang diunggah Menpora Imam Nahrawi, tapi ternyata ada juga kesalahan lain di halaman 40. Bedanya, kali ini Malaysia melakukan kesalahan fatal karena menukar bendera Indonesia dengan bendera Thailand.


Kesalahan itu terlihat jelas dalam buku dengan tulisan Souvenir Special itu. Di halaman 40 itu, memuat tentang juara Sea Games dari waktu ke waktu. Di situ juga terpampang daftar negara peraih medali SEA Games 2011 di Jakarta-Palembang.

Indonesia yang menjadi juara umum, memang benar ditulis berada di peringkat pertama. Namun, bendera yang dipampang ternyata bendera Thailand. Demikian juga dengan peringkat runner up, benar ditulis Thailand tapi bendera yang dipampang milik Indonesia.

Dan kejadian insiden Bendera Indonesia terbalik juga kembali terulang. Salah satu harian cetak asal Malaysia bernama Metro dalam salah satu kolom info grafis pemberitaannya, memuat gambar bendera Indonesia yang dibuat menjadi putih merah bukannya merah putih.


Parahnya, dari tiga lambang bendera Indonesia yang ada dalam kolom tersebut, semuanya tidak ada yang benar, alias terbalik. Sesuatu yang harusnya tidak terjadi dan dapat disadari dengan cepat mengingat, bendera Indonesia tidaklah sulit dibuat.

Rudiantara berharap ada pemintaan maaf khusus dari Malaysia soal kesalahan ini, bukan hanya lewat media sosial.

Seperti diketahui, Menpora Malaysia sudah meminta maaf soal hal itu lewat Twitter. "Itu harus segera diurus, walaupun pihak Malaysia sudah meminta maaf melalui surat terbuka, tapi ini tetap harus diselesaikan. Tidak bisa hanya selesai hanya dengan minta maaf yang terbuka, katakan lah disebarkan melalu media sosial," ucapnya.

Bendera Indonesia terbalik di SEA Games ke-29 tahun 2017 di Malaysia


Pembukaan SEA Games ke-29 di Malaysia tercoreng dengan gambar bendera Indonesia terbalik. Pada buku yang diterima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, warna merah pada bendera Indonesia justru berada di bagian bawah.

Hal tersebut terkuak setelah Menpora, pada akun Twitter miliknya memposting foto sebuah buku yang diduga diterbitkan penyelenggara SEA Games, Sabtu (19/8/2017). Bertepatan dengan pesta pembukaan SEA Games ke-29 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Sabtu (19/8/2017).

Lebih lanjut, Imam sangat menyesalkan terjadinya kejadian yang bisa dikatakan menghina simbol kebanggaan bangsa Indonesia tersebut. Imam juga tidak mengetahui apakah penyelenggara akan menarik kembali buku panduan tersebut atau tidak.



"Saya tidak tahu apakah ini sengaja atau tidak. Namun, saya yakin tamu undangan lainnya sudah melihat kesalahan ini. Saya juga belum mendengar informasi apakah buku ini akan dicabut atau direvisi. Bagi saya, persoalan pencantuman terbaliknya bendera ini menyangkut harkat dan martabat bangsa," tutupnya.

Perlu diketahui, Menpora Malaysia, Khairy Jamaluddin sendiri juga telah mengajukan permohonan maaf dan akan berkomunikasi langsung dengan Imam Nahrawi.






Otenta E-commerce yang Khusus Jual Produk Indonesia


E-commerce bernama otenta.com resmi diluncurkan pada Selasa, 15 Agustus 2017. Start-up ini merupakan inisiatif dari empat anak bangsa Anton Liu, Syahmedi Dean, Daria Adiwibowo, dan Stevanus Setiawan. Mereka mengklaim telah menggandeng setidaknya 120 merek-merek asli Tanah Air dengan kurang lebih 3.000 ragamjenis produk. Sekitar 60 persennya merupakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Otenta dibantu oleh tenaga ahli di bidang fashion, desain, kuliner, dan interior mengurasi setiap produknya.

Dalam situs resminya, Anton Liu Pendiri Otenta menjelaskan, bahwa Otenta ini membidik pasar kelas menengah ke atas dengan menawarkan produk berkualitas yang telah dikurasi oleh tim Otenta. Anton merujuk data dari Kemkominfo meski total transaksi dari industri e-commerce Indonesia mencapai angka yang cukup tinggi (hingga Rp200 triliun), namun kontribusi produk lokal baru berkontribusi sebesar 5% dari seluruh transaksi.

Dengan melihat data itu, Otenta sebagai wadah untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan keanekaragaman produk lokal buatan Indonesia. Menurutnya Indonesia mempunyai potensi bisnis yang begitu besar dalam menjembatani insan kreatif di ranah e-commerce. Namun dalam praktiknya, Anton melihat bahwa masih kurangnya ke tersedia wadah bagi pelaku industry kreatif lokal.

“Hal ini menjadi masalah karena membuat eksistensi produk buatan lokal kurang terekspos, hingga akhirnya tenggelam di antara produk non lokal yang marak dijajakan pada marketplace online,’kata Anton

Otenta resmi meluncur dengan menggandeng sejumlah UMKM serta beberapa peritel ternama yang menyumbangkan lebih dari tiga ribu jenis produk (SKU). Sekitar 60% produk tersebut berasal dari kemitraan dengan sejumlah pelaku UMKM dan desainer lokal.

Sejumlah kategori produk yang ditawarkan antara lain meliputi busana pria-wanita, barang seni rupa,aksesoris, serta jajanan khas dari sejumlah kota di Indonesia.

“Otenta ingin memperkenalkan keragaman produk-produk lokal, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka akan produk Indonesia yang berkualitas,” ungkap Anton.

Agar platform marketplace buatannya bisa bersaing menghadapi kompetitor, Otenta ke depan juga akan memadukan aktivitas jual beli offline untuk membantu tingkatkan penjualan produk mitra mereka di pasaran.

Anton mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengupayakan proses kerja sama dengan beberapa penyedia layanan jasa logistik tanah air. Di samping itu, Anton juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan aplikasi mobile untuk meningkatkan traksi pengguna. Aplikasi Otenta untuk Android rencananya akan rampung pada Maret 2018, kemudian menyusul versi iOS pada Juni 2018.

Chipset buatan Indonesia

Chipset merupakan komponen yang cukup penting dalam sebuah perangkat berbasis komputasi, namun selama ini komponen tersebut lebih dikenal sebagai produk buatan luar negeri. Chipset seperti MediaTek dan Qualcomm lebih dikenal karena telah banyak digunakan pada perangkat smartphone.

Meski demikian, Indonesia sebenarnya memiliki chipset buatan sendiri bernama Xirka. Chipset Xirka adalah sebuah chip yang dibuat oleh orang Indonesia asli, diluncurkan Agustus 2009. Bukan usaha mudah membuat chip dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Xirka yang dikawal beberapa engineer Indonesia ini mulai dikembangkan pada 2006.

Saat itu, Xirka hadir dengan varian yakni untuk fixed wimax dan mobile wimax untuk jaringan internet. Sayangnya hingga kini Xirka Silicon Technology masih belum memiliki chipset yang ditujukan untuk otak perangkat smartphone. Mereka baru bisa membuat chipset SCard XCT136 untuk smart card yang juga bisa digunakan untuk kartu mahasiswa. Selain itu, chipset tersebut juga dapat digunakan untuk alat pemindai absensi dan juga transaksi cashless.

Xirka tak sendirian dalam mengembangkan chipset. Ia dilaporkan melakukan kerja sama dengan Siltera-Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Jepang untuk memasuki pasar Asia Pasifik. Sejak 2016, Xirka telah menghasilkan protokol smart card Indonesia dalam bentuk aplikasi key management system, card management system, dan sistem operasi smart card yang mendukung fitur aplikasi.

Chipset Xirka diluncurkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Kusmayanto Kadiman. Sayangnya pada tahun 2015, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa chipset buatan lokal malah lebih banyak digunakan di luar negeri ketimbang di Indonesia. Xirka lebih banyak digunakan di Malaysia dan Jepang dengan kapasitas sekira 50 juta sim card per tahun. Untuk chipset SCard XCT136 yang diresmikan Mei 2017, telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kabarnya beberapa institusi pendidikan di Tanah Air telah menggunakan chipset Xirka untuk kartu mahasiswa. Beberapa perguruan tinggi yang menggunakannya ialah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Hasanuddin, dan Telkom University.

Meski baru sebatas pembuatan chip pada sim card dan kartu mahasiswa, kabarnya Xirka juga akan merambah industri chipset di smartphone dan bersaing dengan Qualcomm serta MediaTek. Hanya saja rencananya itu baru akan terwujud pada 2018. Selain itu, mereka juga bakal merambah pada Imternet of Things (IoT). Qualcomm dan MediaTek selama ini memang dikenal sebagai produsen chipset di dunia. MediaTek berasal dari China dan Qualcomm berbasis di California, Amerika Serikat. Berbagai produsen smartphone telah menggunakan chipset mereka berdua.

Upacara HUT RI ke 72 dipenuhi oleh Pakaian Adat


Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo kembali mengenakan pakaian daerah saat menghadiri peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Jokowi mengenakan pakaian adat Kalimantan. Bajunya menyerupai jas berwarna hitam, ditambah kain songket dan tutup kepala. Sementara Ibu Iriana Joko Widodo mengenakan pakaian adat Minang berwarna merah, juga lengkap dengan tutup kepalanya. Jokowi dan Iriana tiba di istana merdeka pukul 08.55 WIB. Jokowi langsung berkeliling menghampiri tamu undangan yang hadir. Para tamu tampak antusias bersalaman hingga selfie bersama Presiden. Tak hanya Jokowi, para menteri dan pejabat yang hadir juga memakai pakaian adat dari berbagai macam daerah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, misalnya, menggunakan pakaian adat Papua. Sekitar 15.000 tamu undangan juga diminta untuk datang menggunakan pakaian adat. Banyak yang menggunakan adat Jawa hingga Betawi. Ada juga yang mengenakan pakaian Kalimantan hingga Papua. Namun, ada juga tamu yang memilih memakai batik atau setelan jas. Pada sidang tahunan MPR di Kompleks Parlemen, kemarin, Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri, juga menggunakan pakaian adat. Jokowi mengenakan pakaian adat Makasar, sementara Kalla mengenakan adat Jawa. Rangkaian HUT RI di Istana dimulai dengan berbagai acara hiburan pukul 08.00 WIB. Pada pukul 10.00 WIB, baru lah digelar upacara penaikan bendera merah putih.

Hingga upacara penurunan bendera merah putih pun Pak Jokowi tetap menggunakan baju adat Kalimantan tersebut. Para tamu undangan juga masih menggunakan pakaian adat adat masing-masing pada upacara penurunan bendera merah putih tersebut.

Kereta Tanpa Awak Bandara Soekarno Hatta yang Super Canggih


Kereta tanpa awak untuk transportasi antarterminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai diuji coba sejak 13 Agustus 2017 lalu. Rencananya, akhir tahun kereta tersebut mulai dioperasikan.

Kereta tanpa awak ini disebut Automated People Mover System (APMS). Kereta tersebut akan diberi nama Skytrain dengan daya tampung 150 orang.

Menteri Perhubungan, Budi Sumadi, meninjau langsung operasionalisasi kereta tanpa awak itu. Dalam uji coba ini, kereta tanpa awak itu dioperasikan di Jalur A, yaitu dari Termina 3 ke Terminal 2 dan sebaliknya.

Dia mengatakan setelah masa uji coba selesai maka pada pertengahan September kereta tanpa awak itu akan langsung dioperasikan untuk melayani perpindahan pemakai jasa penerbangan di kedua terminal itu.

Tahap I operasionalisasi kereta tanpa awak itu memang baru melayani Jalur A sepanjang 1.700 meter.

Kemudian tahap selanjutnya menghubungkan Terminal 1, 2, 3, dan bangunan terpadu yang juga terkoneksi dengan stasiun kereta bandara, dengan total panjang lintasan jalur ganda mencapai 3.050 meter.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan, uji coba kereta tanpa awak ini sinergi BUMN, yaitu PT Wijaya Karya (uji fungsi dan pengoperasian lintasan Jalur A).

Juga PT LEN dan Woojin (Korea Selatan) yang menguji fungsi dan pengoperasian kereta dan AP II yang menguji prosedur operasi standar serta prosedur perawatan standar.

"Kami berharap pada masa uji coba ini segala kemungkinan dapat dipelajari, sehingga pada tahap pengoperasian dengan penumpang, pelayanan dapat tetap terjaga," katanya.

Dengan operasionalisasi kereta tanpa awak ini, menyejajarkan kualitas layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan banyak bandara internasional lain di negara-negara maju. Di sana, kehadiran kereta tanpa awak ini sudah sangat jamak.

Nilai investasi untuk kereta tanpa awak ini sekitar Rp950 miliar yang digunakan untuk pengadaan rangkaian kereta dan pembangunan infrastruktur di bandara.

Pengadaan rangkaian kereta beserta teknologi di dalamnya disiapkan PT LEN Industri dan Woojin, sementara itu pembangunan infrastruktur secara KSO antara PT Wijaya Karya Tbk dan PT Indulexco.

Nantinya, rute kereta bandara terdiri dari dua jalur, pertama yakni Stasiun Manggarai-Sudirman Baru-Duri-Batuceper-Bandara Soetta. Jalur kedua, Stasiun Jakartakota-Kampung Bandan-Duri-Batuceper-Bandara Soetta.

Sosial Media Lokal Banting Tulang di Rumah Sendiri



Manusia adalah makhluk sosial. Makhluk yang selalu butuh teman. Bisa jadi karena hal itu pula berbagai social media memiliki jumlah pengguna yang fantastis. Ambil contoh Facebook. Media pertemanan terbesar di dunia ini memiliki 1 miliar pengguna, atau 4 kali total penduduk Indonesia. Tapi terpikirkah Anda bahwa negara kita juga memiliki sosial media, seperti contoh dulu Indonesia pernah memiliki sosial media bernama "koprol" dan diakuisisi oleh Yahoo, namun pada akhirnya Yahoo menutup layanan koprol pada tahun 2012. Walaupun begitu sosial media lokal lain juga tengah berjuang untuk mengalahkan dominasi sosial media luar negeri di Indonesia. Berikut ini adalah contoh sosial media lokal yang masih aktif di Indonesia :

Mindtalk


Satu yang patut dicermati adalah Mindtalk. Ini adalah salah satu social media yang paling serius menggarap teknologi dalam mengembangkan aplikasinya. Untuk mengantisipasi membludaknya lalu-lintas pesan misalnya, Mindtalk menggunakan sistem Message Queueing yang dibangun di atas Go Language. Asal tahu saja, Go Language adalah bahasa program baru buatan Google. Mindtalk juga hadir di hampir semua platform seperti Android, iOs, Blackberry, Nokia Asha, serta WindowsPhone 7 dan 8. Untuk memperluas penggunanya, Mindtalk dipasang (pre-installed) di perangkat Nokia Asha,Lumia 610 dan 510, serta Polytron Android. Social media yang diluncurkan Merah Putih Incubator ini juga membuka pemrograman tampilan antarmuka (Application Programming Interface/API) kepada pihak ketiga. Dengan demikian para developer dari luar bisa membuat aplikasi dalam Mindtalk. Mindtalk kini memiliki 180.000 pengguna sejak diluncurkan November2012. Merek-merek besar seperti Indosat, BCA, Telkom, Nokia, Djarum, dan Unilever pun bergabung dalam jejaring sosial ini. Mindtalk sendiri adalah sebuah aplikasi untuk berdiskusi berbasis kesamaan minat antarpengguna. Mindtalk lahir dengan latar situasi budaya berkelompok dan kebutuhan mengekspresikan diri di dunia maya terus meningkat di Indonesia. Sementara media yang mampu memuaskan kebutuhan ini secara menyeluruh belumlah muncul. Meski berangkat dari situasi yang terjadi di lingkup lokal, Mindtalk banyak menggunakan istilah berbahasa Inggris. Hal ini karena sejak awal Mindtalk diproyeksikan untuk merambah pasar global.

Kaskus


Kaskus didirikan tiga pemuda asal Indonesia Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan pada 6 November 1999. Atau sekitar 5 tahun sebelum Facebook diluncurkan. Bertahan dan tumbuh selama 16 tahun membuktikan kemampuan Kaskus beradaptasi melampaui perubahan-perubahan. Soal konten pornografi, misalnya. Hingga tujuh tahun lalu, mengatakan sedang “ngaskus” bisa mencederai kesan anak baik-baik di mata teman. Atau kalau orangtuamu melek internet, kamu akan panik bila url Kaskus masih mejeng di jejak history browser. Dengan kanal BB17-nya, Kaskus dikenal sebagai tempat kasak-kusuk materi pornografi. Namun pada 2008, seiring dengan disahkannya UU ITE, Kaskus menghapus kanal mesum tersebut. Langkah ini cukup berani mengingat materi seks selalu menyedot perhatian pengguna internet. Kaskus tegap melangkah. Diiringi perombakan sana-sini, Kaskus bukan hanya bertahan tapi juga mampu terus berkembang hingga hari ini. Kini Kaskus tercatat memiliki 6 juta anggota terdaftar. Forum komunitas terbesar ini juga masuk dalam 7 situs Indonesia yang paling banyak dikunjungi. Pada akhirnya, Kaskus lebih dari sekadar wadah untuk berbagi. Bukan pula sekadar cermin dari perilaku anak muda Indonesia di era digital. Alih-alih, Kaskus melahirkan sub kultur baru di negeri ini. Nilai, norma, dan bahasa khas tumbuh secara alami di komunitas maya ini. Amati saja percakapan di forum Kaskus. Dengan mudah kita akan menemukan rasa persaudaraan, semangat berbagi, nasionalisme, dan cinta damai. Sementara istilah-istilah khas seperti pertamax, no afgan, rossa, pekiwan, cendol, bata, maho, terus bermunculan dan kian populer di kalangan agan dan aganwati Kaskus. Sampai-sampai Kaskus membuat laman khusus berisi kamus istilah sebagai panduan buat para newbie (kaskuser pemula).

Sebangsa


Social media lain yang menarik untuk diikuti adalah Sebangsa. Baru saja diluncurkan Agustus 2014 di Yogyakarta, Sebangsa disebut-sebut sebagai social media yang menggabungkan antara Path dan Twitter karena memiliki fitur dasar seperti teks, foto, audio, check-in lokasi, dan grup. Namun salah satu yang paling menarik adalah fitur Sebangsa911. Yaitu layanan untuk kondisi darurat, seperti Laporan Darurat, Pesan Jaga-Jaga, dan Pesan Panik. Laporan Darurat adalah tempat pengguna melaporkan kondisi darurat atau saat kamu butuh bantuan kepolisian terdekat atau pemadam kebakaran. Melalui Pesan Jaga-Jaga, kita bisa memantau orang terdekat dengan mengaktifkan fitur GPS. Sementara melalui Pesan Panik kita bisa mengirim pesan darurat ke 5 orang terdekat. Ada juga Sebangsa1800. Secara sederhana fitur ini adalah portal pengaduan konsumen. Lewat Sebangsa1800 juga kamu bisa menyampaikan saran, pertanyaan, ataupun mengulas sebuah produk. Aplikasi ini diklaim sebagai social media pertama di dunia yang mentransformasikan layanan publik ke jagat virtual. Seperti kita tahu laporan ke instansi birokrasi berbelit di negeri ini. Dengan memaksimalkan perkembangan teknologi digital, Sebangsa bermaksud memudahkan masyarakat mendapatkan layanan publik. Social media dengan tagline Berbagi dan Membangun ini bisa digunakan di berbagai platform utama, seperti Android, iOS, dan juga aplikasi lain berbasis web.

Kwikku


Kwikku adalah Social media asal Indonesia. Social media tersebut dibuat oleh 11 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Kwikku yang dimotori oleh Hamdi, Alif, Catur, Agus Minanur dkk ini bermula dari kekhawatiran mereka melihat banyaknya jejaring sosial asing yang gencar masuk ke Indonesia. Kwikku yang di inisiasi pada 26 September 2013 lalu ini sempat mencuri perhatian publik hingga Mampu menyedot lebih dari 40.000 pengguna terdaftar. Meski sempat diragukan oleh berbagai pihak, kwikku mampu menjawab dengan terus berkarya dan senantiasa mengasah kreatifitas. Tak tanggung-tanggung, meski versi Android belum dilepas di pasaran, kwikku android telah mengantongi Juara sebagai Best of The Best Android Application di ajang Cakrawala Awards yang diadakan oleh (JITC) Jatim IT Creative dan Disperindag Jatim.

Yogrt


Yogrt adalah Social media yang disesuaikan atas ketertarikan masyarakat pada internet dan social media. Aplikasi yang dikelola Kongko Digital memberikan cara untuk memperoleh teman baru di sekitar kamu melalui berbagai fitur mini game. Aplikasi ini berbeda dengan aplikasi social media lainnya misal Path yang hanya memiliki jaringan pertemanan hanya dengan orang-orang yang dikenal saja, sedangkan Yogrt memiliki fitur untuk memindai member atau pengguna lainnya yang berada di sekitar kita dan mengajaknya untuk bermain mini games. Yogrt juga menyediakan fitur chatting, game dan kesempatan yang besar untuk kalian bisa bertemu teman baru. Setelah kalian melakukan registrasi di aplikasi ini, nanti otomatis layar akan mencari pengguna Yogrt lainnya yang berada di lokasi terdekat di sekitar kalian. Bagusnya lagi, disini kalian dapat memfilter pencarian berdasarkan jenis kelamin, aktivitas seperti paling banyak dilihat, paling aktif, dan paling banyak disukai. Jika sudah menemukan dan memilih pengguna lain, berikutnya kalian dapat menekan tombol Challenge untuk mengajaknya memainkan mini games yaitu permainan yang biasanya tersedia dan sering kita jumpai di aplikasi berbasis psikologi. Diantaranya yaitu match 7, teka-teki, tebak kata, cepat-cepat dan color blind. Pilihlah mini games yang bersifat psikologi simple bertujuan untuk mencari suasana dan membantu kalian untuk nantinya memulai percakapan dengan pengguna atau member lainnya.

Review Pesawat Buatan Indonesia N219


Dikutip dari id.wikipedia.org - Pesawat N-219 adalah pesawat multi fungsi bermesin dua yang dirancang oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil. Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo. Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo.

Untuk lebih jelasnya tentang Pesawat N-219, akan dipaparkan dibawah ini, yaitu :
Fitur Utama
*.Fungsi: angkut penumpang dan kargo (Multi fungsi, dapat dikonfigurasi ulang)
*.Kapasitas: 19 Penumpang (konfigurasi tiga sejajar)
*.Kinerja lepas landas dan mendarat: jarak pendek/STOL(600 m)[3]
*.Biaya operasional: rendah
*.Mesin: 2 x 850 shp
Kinerja
*.Kecepatan jelajah maksimum: 395 km / jam (213 KTS)
*.Kecepatan jelajah ekonomis: 352 km / jam (190 KTS)
*.Rata rata feri Maksimum: 1580Nm
*.jarak lepas landas (halangan 35 kaki): 465 m, ISA, SL
*.jarak mendarat (halangan 50 kaki): 510 m, ISA, SL
*.Kecepatan jatuh (stall): 73 KTS
*.Berat lepas landas maksimum (MTOW): 7270 kg (16,000 lbs)
*.Muatan Maksimum: 2500 kg (5511 lb)*.Tingkat panjat 2300 kaki / menit (semua mesin operasi)
*.Jarak: 600 Nm
Operator
*.Merpati Nusantara Airlines= 20 unit dalam pemesanan
*.Lion Air Group = 100 unit dalam pemesanan
Setara
*.Twin Otter
*.CASA C 212

Dengan demikian, Pesawat N-219 ini bisa dibilang mempunyai spesifikasi yang cukup bagus, dan tentunya bisa menjadi kebanggaan semua warga negara Indonesia. Dan Semoga dalam uji coba terbang nanti pesawat N-219 dapat sukses mengangkasa di langit Indonesia. Amin :)

Pabrik Siap Dibangun, Ini Kelebihan Motor Listrik Buatan Indonesia


Jakarta-Impian pemerintah memproduksi motor listrik sebentar lagi terwujud. Setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI nanti, sebuah pabrik motor listrik bakal dibangun dikawasan Bogor.“Iya tanggal 18 (Agustus, Red) nanti akan meletakkan batu pertama di Cileungsi, Bogor. Semua infrastrukturnya akan dibangun di sana. Termasuk baterai,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Kamis (10/8) lalu. Gesits, demikian nama yang diberikan untuk produk motor listrik buatan anak bangsa tersebut. Dengan tenaga baterai penyimpanan litium berdaya 3 Kwh, Gesit bisa menempuh jarak sejauh 90-100 kilometer.“Untuk pengguna di Jabodetabek, masih bisa digunakan sampai satu hari penuh,” kata Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Alief Wikarta. Alief merupakan satu dari sekian banyak ahli yang terlibat dalam pembuatan motor listrik Gesits.Tidak hanya mampu menempuh jarak yang lumayan jauh, Gesits ini juga bisa melaju hingga 80-90 kilometer per jam. Untuk mengisi ulang baterai litium pun hanya dibutuhkan waktu selama tiga jam.Namun jika pengendara tiba-tiba kehabisan baterai di tengah jalan, Alief mengungkapkan nantinya baterai isi ulang akan dijual di setiap SPBU. Harganya relatif murah, yakni 1.500 per 1 Kwh. Artinya, untuk satu baterai dengan daya 3 Kwh pengendara hanya merogoh kocek sebesar Rp 4.500.“Layar spedometer menggunakan ponsel smartphone untuk melihat indikator bensin dan kecepatan. Ponsel pun nantinya dirancang supaya bisa memakai ponsel pengendara. Hanya butuh menginstall aplikasi khusus motor listrik saja,” ungkapnya.

Motor Listrik Gesits Siap Meluncur Tahun Ini


Dikutip dari CNNIndonesia.com bahwa Sepeda motor bertenaga listrik buatan anak bangsa Gesits (Garansindo Electric Scooter ITS) tampaknya akan semakin dekat mengaspal di jalanan tanah air. Selain mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan dari pihak pemerintah, pihak pengembang Garansindo meyakinkan motor listrik itu akan meluncur pada semester 2 tahun ini. CEO Garansindo Group, Muhammad Al Abdullah mengatakan, proyek motor listrik Gesits masih berjalan sesuai rencana. Dia berharap, peluncuran Gesits tetap sesuai targetnya."Insya Allah kita launching di semester 2 tahun ini. Kita akan lepas ke pasar tahun 2018, sesuai jadwal kita," kata Muhammad di Jakarta. Garansindo sempat menerima pemesanan Gesits sebelum diluncurkan. Bahkan sampai akhir tahun lalu, pemesan Gesits tercatat sampai puluhan ribu unit. Namun saat ini pihaknya sudah menutup pemesanan untuk benar-benar memastikan versi produksinya.


Seperti yang pernah diulas CNNIndonesia.com, motor listrik ini memiliki daya sebesar 5 kW, dengan daya motor sebesar itu memungkinkan pengendara untuk memacu motor ini hingga 100 km/jam. Kapasitas baterainya cukup besar yaitu 5kWh dengan pola berkendara masyarakat Indonesia pada umum nya(60 - 80 km/jam) maka sekali pengisian penuh Gesits dapat digunakan untuk berkendara sejauh 100 km. Kabar baiknya, apabila motor listrik Gesits sudah beredar dipasaran, jangan khawatir soal pengisian baterai. Karena Gesits memberikan kemudahan penggantian baterai dengan sistem swap (tukar tambah). Konsumen dapat melakukan penggantian baterai di tempat fasilitas umum termasuk SPBU, maupun minimarket. Gesits juga akan berkerja sama dengan Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yang akan menyediakan stasiun penggantian baterai isi ulang di setiap SPBU.

Konsistensi Kualitas Global Merek Polygon


Diluncurkan tahun 1989, Polygon Bikes sejak awal memiliki target untuk menjadi merek sepeda yang berkualitas global dan bersaing di pasar internasional. Polygon berkomitmen menjaga konsistensi jumlah dan kualitas produksi, varian produk, originalitas, dan otensitas desain. Teknologi terdepan selalu dibenamkan pada setiap produk keluaran Polygon. Menurut Direktur PT Insera Sena (Polygon), William Gozali, komitmen inilah yang membuat Polygon dapat diterima market dalam negeri dan diakui sebagai sepeda berkualitas global yang diterima oleh pasar internasional.
Beberapa kali Polygon telah mendapat penghargaan dari luar negeri atas originalitas dan otensitas desain performa produknya. Polygon berusaha mengontrol penuh setiap proses produksi, mulai raw-material hingga barang jadi hingga kelancaran dari setiap jalur distribusinya. “Ini yang membuat produk kami berkualitas internasional, namun ditawarkan dengan harga yang kompetitif. Strategi ini menjadi cara menghadapi merek asing yang beredar di Indonesia,” ungkapnya. Polygon jeli membaca tren bersepeda internasional sehingga produk yang ditawarkan merupakan produk yang memang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen global. Inovasi produk lewat varian high end bersuspensi coba ditawarkan melalui produk andalannya, Square One, yang berhasil menarik perhatian dunia sepeda internasional awal April 2017. Teknologi dan inovasi baru hasil desain serius oleh tim global di German, Perancis, Amerika Utara, dan Asia senantiasa dirancang sebagai salah satu cara memajukan merek Polygon. “Kami juga turut melibatkan masukan dari atlit internasional seperti pada Polygon UR Team, distributor internasional dan para komunitas bersepeda. Ini diwujudkan agar setiap produk Polygon memiliki desain yang terdepan dan berkelas global,” ungkap William.Promosi Polygon disenergikan mengikuti pergerakan perilaku konsumennya secara global maupun per negara hingga per daerah. Hal ini berguna untuk penerapan yang secara efektif untuk mengembangkan merek. Setiap tahunnya selalu ada perluasan distribusi ke negara-negara lain secara global. Komunitas independen yang dimiliki Polygon terus dibina dengan rutin menjalankan jambore secara berkala dengan komunitas. Ini menjadi bentuk enggage terhadap loyalitas komunitas terhadap merek Polygon. “Program Cycling Tour juga menjadi program loyalitas kepada pengguna sepeda Polygon yang menawarkan perjalanan bersepeda menjelajahi keindahan Indonesia. Selain itu after sales service yang mudah kita hadirkan melalui jaringan dealer yang tersebar di seluruh Indonesia dan dunia. Akses yang cepat, mudah, dan ketersediaan spare part yang lengkap menjadi layanan tersebut,” tambahnya. Polygon telah diekspor hampir ke seluruh negara Asia, Australia, Inggris, AS dan Eropa. Nilai ekspor Polygon ke pasar internasional terus mengalami peningkatan, saat ini ada dalam kisaran 40-50% dari total produksi tahunan. Kapasitas produksi berkisar 1000-1600 sepeda per hari. Terbukti, Polygon menjadi market leader utuk produk sepeda di Indonesia. Penghargaan Top Brand 2016 diraih dan memberikan komitmen brand untuk berjuang dipasar internasional sehingga juga dapat berhasil menjadi market leader.Konsistensi Polygon memberikan kualitas produk dan pengembangan melalui teknologi dan inovasi senantiasa menjadi kerja kerasnya. Polygon juga terus menawarkan produk yang kompetitif dan memperluas jaringan distribusi produk di seluruh dunia. Keseriusannya memasuki pasar global sejak tahun 2000, membuktikan kerja kerasnya dengan ekspansi perluasan pabrik dan investasi ke alat produksi berteknologi tinggi. “Setiap proses manufaktur sepeda Polygon menggunakan mesin dan prosedur produksi yang sesuai dengan standar internasional. Tidak hanya lulus standar SNI, tetapi juga telah lulus lisensi European Standard (EN) dan Japanese Industrial Standars (JIS). Kami juga aktif mengikuti pameran berskala internasional untuk memperluas distribusi & memperkenalkan brand Polygon,” ungkapnya.

Mobil Listrik Buatan ITS-UBL




ITS (Institut Teknologi Sepuluh November) - UBL (Universitas  Budi Luhur) berencana membuat mobil listrik berperforma tinggi untuk bersiap mengikuti ajang reli Dakar. 

Dilansir dari Liputan6.comDijelaskan Muhammad Nur Yuniarto, Ketua Tim Pengembangan mobil listrik ITS Surabaya, saat ini timnya sudah membuat mock-up 1:16 mobil listrik yang disebut BLITS (BL-ITS).


"Desain motor listrik sudah kita selesaikan dan saat ini kami sedang melakukan proses pabrikasi, baik bodi, sasis, dan komponen-komponen lainnya. Kalau tidak ada masalah, akhir tahun sudah siap dilihat," jelas Nur Yuniarto saat berbincang dengan Liputan6.com, melalui sambungan telepon, Selasa (25/7/2017).

Sementara itu, menurut Yoga Uta Nugraha, Project Leader mobil listrik reli Dakar, dalam pengembangannya memang ada tantangan tersendiri. Terlebih, dengan regulasi yang ketat dari reli Dakar, jadi mobil harus bisa mengikuti beberapa tantangan setiap etape.

"Sekarang sih lagi pengembangan sasis dan juga penggeraknya, seperti motor listrik, controller, dan transmisi. Nanti, saat di reli Dakar tinggal bagaimana mengatur strategi, battery swap atau charging.Tunggu performa saat prototipe jadi," jelas Yoga.


Dijelaskan Muhammad Nur Yuniarto, Ketua Tim Pengembangan mobil listrik ITS Surabaya, saat ini timnya sudah membuat mock-up 1:16 mobil listrik yang disebut BLITS (BL-ITS).

"Desain motor listrik sudah kita selesaikan dan saat ini kami sedang melakukan proses pabrikasi, baik bodi, sasis, dan komponen-komponen lainnya. Kalau tidak ada masalah, akhir tahun sudah siap dilihat," jelas Nur Yuniarto saat berbincang dengan Liputan6.com, melalui sambungan telepon, Selasa (25/7/2017).

Sementara itu, menurut Yoga Uta Nugraha, Project Leader mobil listrik reli Dakar, dalam pengembangannya memang ada tantangan tersendiri. Terlebih, dengan regulasi yang ketat dari reli Dakar, jadi mobil harus bisa mengikuti beberapa tantangan setiap etape.

"Sekarang sih lagi pengembangan sasis dan juga penggeraknya, seperti motor listrik, controller, dan transmisi. Nanti, saat di reli Dakar tinggal bagaimana mengatur strategi, battery swap atau charging.Tunggu performa saat prototipe jadi," jelas Yoga.





Mobil listrik BLITS juga bakal digandeng oleh Garansindo. Garansindo adalah perusahaan yang memayungi beberapa merk otomotif asal eropa dan amerika di Indonesia. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah ITS juga akan meniru proyek motor listrik GESITS yang sudah lebih dulu menggandeng Garansindo?.

Dilansir dari Liputan6.com, Dijelaskan Muhammad Nur Yuniarto, Ketua Tim Pengembangan mobil listrik ITS Surabaya, tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi (kerjasama dengan Garansindo). Namun, pihaknya saat ini masih akan fokus melakukan pengembangan mobil listrik berperforma tinggi ini.


"Kita lihat nanti, artinya saat ini kan semua masih berwacana khususnya di mobil listrik. Apakah hanya mendatangkan mobil dari luar untuk dibawa ke Indonesia, atau berkeinginan untuk bikin sendiri," jelas Nur Yuniarto saat berbincang dengan Liputan6.com, melalui pesan elektronik, Rabu (26/7/2017).

Lanjutnya, segala kemungkinan bisa terjadi dua tahun mendatang, karena kondisinya sudah semakin jelas. "Pihak Garansindo juga masih menahan diri untuk mobil listrik, jika nantinya tertarik bisa saja atau ada pihak lain yang tertarik," tambahnya.

Sebenarnya, jika hanya untuk produksi dengan skala terbatas, mungkin sampai 10 unit per bulan pihak ITS masih bisa melakukannya sendiri. Namun, jika sudah harus beralih menjadi industri, dengan kapasitas 100 unit per bulan misalkan, ya memang harus punya pabrik dan keterlibatan pihak lain.

Untuk diketahui, mobil listrik reli Dakar ITS dan UBL ini dibuat dengan terinspirasi dari platform milik Fin Komodo. Untuk motor listriknya memiliki daya sebesar 100 kW atau setara dengan sekitar 130 Tk.







Pesawat Tanpa Awak yang Dikembangkan Oleh Indonesia

Drone atau pesawat tanpa awak Medium Altitude Long Endurance (MALE) nasional yang dikembangkan oleh Indonesia memiliki ketahanan terbang ...

pasang iklan
pasang iklan