Sosial Media Lokal Banting Tulang di Rumah Sendiri



Manusia adalah makhluk sosial. Makhluk yang selalu butuh teman. Bisa jadi karena hal itu pula berbagai social media memiliki jumlah pengguna yang fantastis. Ambil contoh Facebook. Media pertemanan terbesar di dunia ini memiliki 1 miliar pengguna, atau 4 kali total penduduk Indonesia. Tapi terpikirkah Anda bahwa negara kita juga memiliki sosial media, seperti contoh dulu Indonesia pernah memiliki sosial media bernama "koprol" dan diakuisisi oleh Yahoo, namun pada akhirnya Yahoo menutup layanan koprol pada tahun 2012. Walaupun begitu sosial media lokal lain juga tengah berjuang untuk mengalahkan dominasi sosial media luar negeri di Indonesia. Berikut ini adalah contoh sosial media lokal yang masih aktif di Indonesia :

Mindtalk


Satu yang patut dicermati adalah Mindtalk. Ini adalah salah satu social media yang paling serius menggarap teknologi dalam mengembangkan aplikasinya. Untuk mengantisipasi membludaknya lalu-lintas pesan misalnya, Mindtalk menggunakan sistem Message Queueing yang dibangun di atas Go Language. Asal tahu saja, Go Language adalah bahasa program baru buatan Google. Mindtalk juga hadir di hampir semua platform seperti Android, iOs, Blackberry, Nokia Asha, serta WindowsPhone 7 dan 8. Untuk memperluas penggunanya, Mindtalk dipasang (pre-installed) di perangkat Nokia Asha,Lumia 610 dan 510, serta Polytron Android. Social media yang diluncurkan Merah Putih Incubator ini juga membuka pemrograman tampilan antarmuka (Application Programming Interface/API) kepada pihak ketiga. Dengan demikian para developer dari luar bisa membuat aplikasi dalam Mindtalk. Mindtalk kini memiliki 180.000 pengguna sejak diluncurkan November2012. Merek-merek besar seperti Indosat, BCA, Telkom, Nokia, Djarum, dan Unilever pun bergabung dalam jejaring sosial ini. Mindtalk sendiri adalah sebuah aplikasi untuk berdiskusi berbasis kesamaan minat antarpengguna. Mindtalk lahir dengan latar situasi budaya berkelompok dan kebutuhan mengekspresikan diri di dunia maya terus meningkat di Indonesia. Sementara media yang mampu memuaskan kebutuhan ini secara menyeluruh belumlah muncul. Meski berangkat dari situasi yang terjadi di lingkup lokal, Mindtalk banyak menggunakan istilah berbahasa Inggris. Hal ini karena sejak awal Mindtalk diproyeksikan untuk merambah pasar global.

Kaskus


Kaskus didirikan tiga pemuda asal Indonesia Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan pada 6 November 1999. Atau sekitar 5 tahun sebelum Facebook diluncurkan. Bertahan dan tumbuh selama 16 tahun membuktikan kemampuan Kaskus beradaptasi melampaui perubahan-perubahan. Soal konten pornografi, misalnya. Hingga tujuh tahun lalu, mengatakan sedang “ngaskus” bisa mencederai kesan anak baik-baik di mata teman. Atau kalau orangtuamu melek internet, kamu akan panik bila url Kaskus masih mejeng di jejak history browser. Dengan kanal BB17-nya, Kaskus dikenal sebagai tempat kasak-kusuk materi pornografi. Namun pada 2008, seiring dengan disahkannya UU ITE, Kaskus menghapus kanal mesum tersebut. Langkah ini cukup berani mengingat materi seks selalu menyedot perhatian pengguna internet. Kaskus tegap melangkah. Diiringi perombakan sana-sini, Kaskus bukan hanya bertahan tapi juga mampu terus berkembang hingga hari ini. Kini Kaskus tercatat memiliki 6 juta anggota terdaftar. Forum komunitas terbesar ini juga masuk dalam 7 situs Indonesia yang paling banyak dikunjungi. Pada akhirnya, Kaskus lebih dari sekadar wadah untuk berbagi. Bukan pula sekadar cermin dari perilaku anak muda Indonesia di era digital. Alih-alih, Kaskus melahirkan sub kultur baru di negeri ini. Nilai, norma, dan bahasa khas tumbuh secara alami di komunitas maya ini. Amati saja percakapan di forum Kaskus. Dengan mudah kita akan menemukan rasa persaudaraan, semangat berbagi, nasionalisme, dan cinta damai. Sementara istilah-istilah khas seperti pertamax, no afgan, rossa, pekiwan, cendol, bata, maho, terus bermunculan dan kian populer di kalangan agan dan aganwati Kaskus. Sampai-sampai Kaskus membuat laman khusus berisi kamus istilah sebagai panduan buat para newbie (kaskuser pemula).

Sebangsa


Social media lain yang menarik untuk diikuti adalah Sebangsa. Baru saja diluncurkan Agustus 2014 di Yogyakarta, Sebangsa disebut-sebut sebagai social media yang menggabungkan antara Path dan Twitter karena memiliki fitur dasar seperti teks, foto, audio, check-in lokasi, dan grup. Namun salah satu yang paling menarik adalah fitur Sebangsa911. Yaitu layanan untuk kondisi darurat, seperti Laporan Darurat, Pesan Jaga-Jaga, dan Pesan Panik. Laporan Darurat adalah tempat pengguna melaporkan kondisi darurat atau saat kamu butuh bantuan kepolisian terdekat atau pemadam kebakaran. Melalui Pesan Jaga-Jaga, kita bisa memantau orang terdekat dengan mengaktifkan fitur GPS. Sementara melalui Pesan Panik kita bisa mengirim pesan darurat ke 5 orang terdekat. Ada juga Sebangsa1800. Secara sederhana fitur ini adalah portal pengaduan konsumen. Lewat Sebangsa1800 juga kamu bisa menyampaikan saran, pertanyaan, ataupun mengulas sebuah produk. Aplikasi ini diklaim sebagai social media pertama di dunia yang mentransformasikan layanan publik ke jagat virtual. Seperti kita tahu laporan ke instansi birokrasi berbelit di negeri ini. Dengan memaksimalkan perkembangan teknologi digital, Sebangsa bermaksud memudahkan masyarakat mendapatkan layanan publik. Social media dengan tagline Berbagi dan Membangun ini bisa digunakan di berbagai platform utama, seperti Android, iOS, dan juga aplikasi lain berbasis web.

Kwikku


Kwikku adalah Social media asal Indonesia. Social media tersebut dibuat oleh 11 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Kwikku yang dimotori oleh Hamdi, Alif, Catur, Agus Minanur dkk ini bermula dari kekhawatiran mereka melihat banyaknya jejaring sosial asing yang gencar masuk ke Indonesia. Kwikku yang di inisiasi pada 26 September 2013 lalu ini sempat mencuri perhatian publik hingga Mampu menyedot lebih dari 40.000 pengguna terdaftar. Meski sempat diragukan oleh berbagai pihak, kwikku mampu menjawab dengan terus berkarya dan senantiasa mengasah kreatifitas. Tak tanggung-tanggung, meski versi Android belum dilepas di pasaran, kwikku android telah mengantongi Juara sebagai Best of The Best Android Application di ajang Cakrawala Awards yang diadakan oleh (JITC) Jatim IT Creative dan Disperindag Jatim.

Yogrt


Yogrt adalah Social media yang disesuaikan atas ketertarikan masyarakat pada internet dan social media. Aplikasi yang dikelola Kongko Digital memberikan cara untuk memperoleh teman baru di sekitar kamu melalui berbagai fitur mini game. Aplikasi ini berbeda dengan aplikasi social media lainnya misal Path yang hanya memiliki jaringan pertemanan hanya dengan orang-orang yang dikenal saja, sedangkan Yogrt memiliki fitur untuk memindai member atau pengguna lainnya yang berada di sekitar kita dan mengajaknya untuk bermain mini games. Yogrt juga menyediakan fitur chatting, game dan kesempatan yang besar untuk kalian bisa bertemu teman baru. Setelah kalian melakukan registrasi di aplikasi ini, nanti otomatis layar akan mencari pengguna Yogrt lainnya yang berada di lokasi terdekat di sekitar kalian. Bagusnya lagi, disini kalian dapat memfilter pencarian berdasarkan jenis kelamin, aktivitas seperti paling banyak dilihat, paling aktif, dan paling banyak disukai. Jika sudah menemukan dan memilih pengguna lain, berikutnya kalian dapat menekan tombol Challenge untuk mengajaknya memainkan mini games yaitu permainan yang biasanya tersedia dan sering kita jumpai di aplikasi berbasis psikologi. Diantaranya yaitu match 7, teka-teki, tebak kata, cepat-cepat dan color blind. Pilihlah mini games yang bersifat psikologi simple bertujuan untuk mencari suasana dan membantu kalian untuk nantinya memulai percakapan dengan pengguna atau member lainnya.

No comments:

Post a Comment

Pesawat Tanpa Awak yang Dikembangkan Oleh Indonesia

Drone atau pesawat tanpa awak Medium Altitude Long Endurance (MALE) nasional yang dikembangkan oleh Indonesia memiliki ketahanan terbang ...

pasang iklan
pasang iklan